Aceh Tamiang - Ketua DPRK, Fadlon, SH menerima kedatangan Forum Datok se-Kecamatan Sekerak yang menyampaikan aspirasi dari masyarakatnya terkait Dana Tunggu Hunian (DTH), verifikasi dan validasi (verval) yang tidak sesuai dengan kondisi kerusakan rumah, bantuan alat berat untuk pembersihan lumpur yang lebih tinggi dari rumah, perbaikan instalasi listrik rumah-rumah warga dan bantuan jaminan hidup.
Salah satu anggota forum tersebut menyampaikan keluhan dari masyarakat mempertanyakan kapan menerima DTH dan nantinya apabila masyarakat telah menerima DTH, tidak diperbolehkan mendirikan tenda lagi.
“Maaf pak, masyarakat telah jenuh tinggal di tenda pengungsian, Hunian Sementara belum terbangun dan bulan puasa makin dekat. DTH lama keluarnya, padahal progress data masyarakat yang menerima DTH di Kecamatan Sekerak telah rampung 80%, tapi kami tahap selanjutnya. Masyarakat juga menanyakan, dimana kami (masyarakat) akan tinggal kalau sudah menerima DTH, karena kami tidak boleh mendirikan tenda lagi” ucapnya.
Anggota forum lainnya juga menyampaikan bahwa banyak ketidaksesuaian hasil verval, banyak rumah rusak berat dan hanyut tapi dinyatakan kategori Tidak Memenuhi Kriteria (TMK).
“Kenapa kami tidak pernah dilibatkan oleh BNPB dan Pemkab. dalam rapat-rapat terkait pendataan kerusakan rumah serta bantuan-bantuan yang akan diterima masyarakat, karena kami memaklumi mungkin pihak kecamatan agak kesulitan dalam mengurus pendataan beberapa kampung” timpalnya.
Mendengar penyampaian ini, Fadlon, SH mengapresiasi atas upaya gigih para Datok yang terus memperjuangkan aspirasi masyarakatnya.
”Saya mengapresiasi kehadiran para Datok menyampaikan aspirasi masyarakatnya, dan supaya lebih maksimal hasil dari pertemuan ini, kami akan menjadwalkan rapat dengan Perangkat Daerah terkait, BPBD, Dinas PUPR, Dinas Sosial dan PLN agar hal ini mendesak untuk ditindaklanjuti” kata Fadlon.
“Nantinya kita akan desak Huntara segera dibangun. Jangan sampai ada masyarakat yang tidak masuk data. Mengenai bantuan jaminan hidup akan diberikan selama masyarakat tinggal di Huntara. Hari Kamis, saat rapat koordinasi perpanjangan status tanggap darurat dengan Bapak Bupati, akan saya sampaikan kondisi yang dialami masyarakat” tambahnya. *
KALI DIBACA




.jpg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar