Ia merupakan taruna Akpol yang lolos seleksi pada tahun 2023 dan saat ini ditugaskan ke Aceh dalam rangka pemulihan suasana pascabencana. Saat kejadian, Tribrata Putra Sambo bersama rekan-rekannya tengah melaksanakan kegiatan trauma healing dan bakti sosial di Masjid Al-Ikhsan Kuala Simpang, Aceh Tamiang, sekitar pukul 16.45 WIB.
Bukan hanya Tribrata Putra Sambo, enam taruna Akpol lainnya turut terlibat dalam upaya penyelamatan tersebut. Mereka adalah Brigadir Kepala Taruna Muhammad Fahir, Brigadir Kepala Taruna Jason Moreno Nanggal Hutagalung, Brigadir Kepala Taruna Davindra Nur Oktafansyah, Brigadir Kepala Taruna Muhammad Raihan Aprilianto, Brigadir Kepala Taruna Dino Surya Wijaya, serta Brigadir Kepala Taruna Boni Arga Sihombing.
Peristiwa bermula saat para taruna Akpol sedang melaksanakan bakti sosial. Mereka mendengar teriakan warga yang meminta pertolongan karena seorang remaja dilaporkan hanyut di Sungai Kuala Simpang sejauh sekitar 20 meter.
Dengan sigap, para taruna Akademi Kepolisian langsung mengevakuasi korban ke daratan. Setibanya di tepi sungai, korban diberikan pertolongan pertama hingga berhasil memuntahkan air cokelat Sungai Tamiang yang tertelan. "Korban katanya kepeleset lagi main," kata Danyon Taruna TK 3 Akademi Kepolisian (Akpol), AKBP Evon Fitrianto dalam keterangannya, Minggu (1/2/2026). Berdasarkan video yang beredar, terlihat korban dibopong ke daratan sebelum mendapatkan pertolongan pertama dari para taruna Akpol. Selanjutnya, Haikal dibawa ke Posko Medis Biddokes Polda Aceh menggunakan mobil. Dalam perjalanan menuju posko medis, kondisi korban masih belum stabil. Suasana tegang menyelimuti proses evakuasi karena Haikal sempat muntah sebanyak dua kali. “Beberapa kali Haikal hampir tidak sadarkan diri kembali, namun Taruna Akademi Kepolisian berusaha untuk menjaga saudara Haikal tetap sadar,” ungkapnya. Para taruna Akpol juga menunjukkan aksi cepat dengan mengganti pakaian Haikal yang basah dan berlumpur.
Tindakan tersebut dilakukan untuk mencegah korban mengalami hipotermia. “Kami bantu melepaskan bajunya yang basah diganti dengan selimut hangat mencegah hipotermia hingga menunggu ambulans datang, untuk dilarikan ke Rumah Sakit Umum Tamiang guna diberikan penanganan lebih lanjut,” ucapnya.
Sesampainya di Rumah Sakit Umum Tamiang, Haikal langsung mendapatkan penanganan dari tenaga medis. Kondisinya berangsur membaik dan mulai sadar. "Haikal sudah mulai siuman dan sudah berinteraksi, Taruna Akpol berpamitan dengan keluarga korban untuk kembali ke tempat tinggal Yonif 111/Karma Bhakti,” pungkasnya.
KALI DIBACA




.jpg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar