IPA Karang Baru Tetap Beroperasi dalam Kondisi Rehabilitasi Darurat Pascabencana, - Warta Global Aceh

Mobile Menu

P E N D I D I K A N

Whatshop - Tema WhatsApp Toko Online Store Blogger Template

Pendaftaran

Klik

More News

logoblog

IPA Karang Baru Tetap Beroperasi dalam Kondisi Rehabilitasi Darurat Pascabencana,

Sabtu, 08 Agustus 2026

Aceh.wartaglobal.id— Perumda Air Minum Tirta Tamiang terus bangkit untuk pemulihan dan berupaya mempertahankan pelayanan air bersih kepada masyarakat melalui Instalasi Pengolahan Air (IPA) Karang Baru. Sabtu, 7/8/2026 

Hingga saat ini, instalasi tersebut masih beroperasi dalam kondisi rehabilitasi darurat setelah terdampak banjir bandang pada 2025.

Pengoperasian IPA Karang Baru dalam kondisi darurat menghadapi berbagai kendala teknis. Permasalahan kerap terjadi pada kanal intake, sementara kondisi air baku yang sangat keruh menyebabkan proses pengolahan air menjadi semakin berat. Selain itu, sistem perpompaan juga sering mengalami kerusakan sehingga memengaruhi kelancaran produksi dan distribusi air kepada masyarakat.



Juanda, S.I.P selaku Direktur Perumda Air Minum Tirta Tamiang menyampaikan bahwa seluruh jajaran terus berupaya menangani berbagai kendala tersebut agar pelayanan air bersih tetap berjalan.


Iya juga juga menjelaskan “IPA Karang Baru masih beroperasi dengan fasilitas hasil rehabilitasi darurat pascabencana. Dalam pengoperasiannya, banyak kendala yang kami hadapi, terutama pada kanal intake, tingkat kekeruhan air baku yang sangat tinggi, serta pompa yang sering mengalami kerusakan. Meskipun dalam kondisi terbatas, kami tetap berupaya agar pelayanan air bersih kepada masyarakat tidak terhenti,” ujar Direktur Perumda Air Minum Tirta Tamiang.


Tingkat kekeruhan air baku yang tinggi turut meningkatkan penggunaan bahan kimia dan memperberat kerja peralatan pengolahan. Kondisi tersebut juga mengharuskan petugas melakukan pemantauan, pembersihan, dan perbaikan secara lebih intensif untuk menjaga IPA tetap beroperasi.

Perumda berharap kondisi pelayanan dapat kembali normal setelah pembangunan IPA Karang Baru yang baru selesai dan mulai dioperasikan. Instalasi baru tersebut diharapkan memiliki sistem pengolahan dan peralatan yang lebih andal sehingga mampu meningkatkan kapasitas produksi serta menjamin kesinambungan pelayanan air bersih.

“Kami berharap pembangunan IPA yang baru dapat diselesaikan sesuai rencana. Setelah instalasi tersebut beroperasi, kami optimistis proses produksi dan distribusi air bersih dapat kembali normal, stabil, dan lebih optimal”. tambahnya


Selain kerusakan pada fasilitas produksi, banjir bandang 2025 juga menyebabkan banyak water meter atau meter air pelanggan mengalami kerusakan dan hilang.
Sampai saat ini, Perumda Air Minum Tirta Tamiang belum memperoleh bantuan untuk mengganti water meter pelanggan yang rusak atau hilang. Perumda juga belum menerima kepastian maupun tanda-tanda adanya bantuan water meter.


Juanda S.I.P mengaharapkan adanya  pengadaan water meter untuk mengganti meter pelanggan yang rusak atau hilang akibat banjir bandang. Hingga saat ini, belum ada kepastian akan adanya bantuan pergantian water meter air tersebut. Kami berharap pemerintah serta pihak-pihak terkait dapat memberikan perhatian terhadap kebutuhan ini”. jelas Direktur


Ketersediaan water meter sangat penting untuk memastikan pemulihan pendapatan Perumda yang terdampak bencana.
Perumda Air Minum Tirta Tamiang memohon pengertian masyarakat atas berbagai keterbatasan pelayanan selama IPA Karang Baru masih beroperasi dalam kondisi rehabilitasi darurat. Perumda berkomitmen terus melakukan penanganan dan perbaikan secara bertahap sembari menunggu pembangunan IPA baru selesai.


PERUMDA Tamiang juga mengharapkan dukungan pemerintah dan seluruh pihak terkait untuk membantu pemulihan sarana pengolahan air, sistem perpompaan, kanal intake, serta pengadaan water meter pelanggan. Dukungan tersebut sangat diperlukan agar pelayanan air bersih kepada masyarakat Kabupaten Aceh Tamiang dapat segera pulih dan kembali berjalan secara normal.tutupnya

Tidak ada komentar: