Banjir Bandang Datang, Surya Paloh Menghilang - Warta Global Aceh

Mobile Menu

P E N D I D I K A N

Whatshop - Tema WhatsApp Toko Online Store Blogger Template

Pendaftaran

Klik

More News

logoblog

Banjir Bandang Datang, Surya Paloh Menghilang

Minggu, 18 Januari 2026
Tokoh Aceh 





Aceh –Surya Dharma Paloh (lahir 16 Juli 1951) adalah seorang politikus dan tokoh media Indonesia. Ia merupakan pemilik Media Group, sebuah perusahaan konglomerat yang mencakup surat kabar harian Media Indonesia dan MetroTV, saluran televisi berita 24 jam. Dalam politik, iya pernah menjabat sebagai Ketua Dewan Penasihat Partai Golkar, yang saat ini merupakan partai politik terbesar kedua di Indonesia.

Iya juga pendiri organisasi massa Nasional Demokrat, yang kemudian melahirkan Partai NasDem pada 26 Juli 2011.

Ketika bencana Tsunami melanda Aceh pada tahun 2004, Surya Paloh dan Metro TV menjadi salah satu entitas yang paling proaktif dalam menyuarakan penderitaan masyarakat Aceh ke kancah internasional, memobilisasi bantuan kemanusiaan, dan mempercepat proses evakuasi. 



Aksi tersebut tidak hanya menunjukkan kepedulian terhadap nasib rakyat Aceh, tetapi juga menegaskan peran strategis media dalam situasi darurat.

Namun, saat ini Aceh dilanda bencana, dengan banjir dan longsor yang melanda sejumlah kabupaten, memutus akses, melumpuhkan aktivitas warga, dan menambah derita masyarakat yang belum sepenuhnya pulih dari krisis-krisis sebelumnya. Ironisnya, figur-figur elite politik yang selama ini memperoleh mandat besar dari rakyat Aceh, termasuk Surya Paloh, seakan mengalami kevakuman dalam aksi nyata.



Dalam situasi seperti ini, kehadiran dan kepemimpinan mereka sangat dinanti, tidak hanya sebagai simbol harapan, tetapi juga sebagai katalisator bagi upaya pemulihan dan rekonstruksi. Masyarakat Aceh menanti aksi konkret, bukan hanya retorika, untuk mengatasi krisis ini dan membangun kembali kehidupan mereka. Saatnya bagi para pemimpin untuk menunjukkan tanggung jawab dan komitmen mereka terhadap kesejahteraan rakyat Aceh, dengan mengimplementasikan kebijakan yang efektif dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. 




KALI DIBACA

Tidak ada komentar: