Aceh Tamiang – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Aceh Tamiang periode 2014-2019, Ir. Rusman telah mengundurkan diri karena memutuskan untuk maju dalam kontestasi Pilkada Bupati Aceh Tamiang, pada 15 Februari 2017 mendatang. Berdasarkan surat rekomendasi dari Dewan Pimpinan Aceh (DPA) Partai Aceh, bernomor: 078/DPA-PA/XII/2016, yang ditetapkan dan ditandatangani oleh Ketua Umum DPA Partai Aceh, H. Muzakir Manaf, serta Sekretaris Jenderal, Mukhlis Alibasyah, S.Sos, di Banda Aceh, tertanggal: 14 Desember 2016, sebagai pengemban amanah yang akan menggantikan Rusman sebagai Ketua DPRK setempat adalah Fadlon.
Berdasarkan data yang dihimpun dari beberapa sumber, rekomendasi sebagai pengganti Rusman yang diberikan oleh Dewan Pimpinan Aceh (DPA) Partai Aceh kepada anggota dewan dari Partai Aceh Dapil I DPW Aceh Tamiang, kepada Fadlon berdasarkan beberapa pertimbangan. Salah satunya karena adanya pernyataan dukungan dari sebagian besar Pengurus Dewan Pertimbangan Cabang (DPC) Partai Aceh.
Fadlon merupakan Anggota legislatif dari Partai Aceh Dapil lll Kabupaten Aceh Tamiang, yang kesehariannya selalu terlihat sederhana dan santun ketika bertutur kata. Segudang pengalaman hidup ditengah-tengah masyarakat yang beragam status sosial dan berbagai tingkatan usia telah dijalani Fadlon yang dikenal sebagai salah satu pedagang lama di Pajak Pagi Kota Kuala Simpang.
Dalam kehidupan sosial kemasyarakatan di lingkungan pedagang di Pajak Pagi Kota Kuala Simpang, Fadlon pernah menjabat sebagai Ketua Masyarakat Aceh Sosial (MAS) Pajak Pagi, pada tahun 2003, dan pernah dipercayakan sebagai Ketua Himpunan Pedagang Pajak Pagi (HP3H) tahun 2004. Untuk kegiatan olah raga, Fadlon juga terlibat di Persatuan Olah Raga Aceh Sosial (PORMAS).
Selain itu, urusan akhirat juga dirangkul oleh Fadlon dan mendapat kesempatan untuk menjabat sebagai Sekretaris Badan Kenadiran Masjid Babul Huda dan Ketua Badan Kenadiran Musholla Dayah Sa'adah Kampung Kota Lintang semenjak Tahun 2015 sampai sekarang. Anggota dewan yang memiliki motto 'Berusaha Sebaik-baiknya dan Bermanfaat Untuk Orang Lain' itu, juga dipercayakan sebagai Penasehat Club Sekolah Sepak Bola (SSB) Anak Tamiang, mulai tahun 2014,
Karir di bidang politik, Fadlon pernah dipercayakan sebagai Wakil Ketua Dewan Pimpinan Sagoe Partai Aceh Kecamatan Kuala Simpang periode 2011 s.d 2013, juga pernah menjabat sebagai Bendahara Dewan Pimpinan Sagoe Partai Aceh Kecamatan Kuala Simpang, semenjak tahun 2013 dan sekarang Menjadi ketua DPW Aceh Tamiang dari Partai Aceh.
Ketika ikut sebagai calon legislatif dari Partai Aceh Dapil l dan lll, periode 2014 s.d 2029 masyarakat memberikan suara dan akhirnya beliau terpilih lagi. Saat ini Fadlon menjdi Ketua DPRK Aceh Tamiang,
Nama Fadlon, SH, tentu tidak asing lagi terdengar oleh sebagian besar masyarakat Aceh Tamiang. Bahkan nama itu populer sampai Ibu Kota Provinsi Aceh.
Mengapa begitu terkenal nama Fadlon tersebut?. Ya, karena pria yang lahir di Kualasimpang, 24 April 1974 silam itu, memiliki sosok dan aurah sangat ramah dan baik hati, dipercaya bila diberi amanah, sehingga masyarakat di Aceh banyak yang mengagumi anggota DPRK Aceh Tamiang ini.
Fadlon dalam perjalanan hidup pernah menggeluti usaha (berdagang) di pajak Kota Kualasimpang, Aceh Tamiang. Sehingga pergaulannya dengan orang - orang berjiwa "pasaran" yang beragam sifat dan karakter manusia dilingkungan pajak itu menjadi teman kesehariannya berinteraksi.
Seiring berjalannya waktu, dorongan hati Fadlon ingin berkecimpung ke dunia politik. Partai Lokal (Parlok) bernama Suara Independen Rakyat Aceh (SIRA) mengawali jalur politiknya. Namun hal itu tidak berlangsung lama Fadlon pindah "perahu politik" Parlok bernama Partai Aceh (PA) yang mengantarkannya pertama kali menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Tamiang, periode 2014 - 2019.
Kesempatan pertama diberi amanah menjadi wakil rakyat oleh masyarakat di Kabupaten Ujung Timur Aceh tersebut, Fadlon ternyata mampu mengemban amanah itu dengan baik. Segala aspirasi yang disampaikan oleh masyarakat Aceh Tamiang, langsung ia sikapi penuh solusi. Sehingga setengah dari jabatannya lima tahun sebagai anggota dewan, 2,5 tahunnya lagi Fadlon berkesempatan menjabat sebagai Ketua DPRK Aceh Tamiang, hingga berakhirnya diperiode tersebut.
Tidak hanya itu, sikap ramahnya dan berbaik hati dengan sesama, rupanya sudah menjadi "darah daging" yang melekat di jiwa Fadlon, sehingga sosoknya menjadi wakil rakyat (anggota DPRK, red) Aceh Tamiang, begitu dikagumi oleh banyak masyarakat dan kalangan kelas papan atas di kabupaten itu.
Tanggungjawab dalam mengemban amanah menjadi wakil rakyat, ditambah sosoknya penuh bersahaja mencerminkan kebaikan hatinya, membuat Fadlon yang masih menggunakan atribut Partai Aceh, kembali dipilih oleh masyarakat menjadi anggota DPRK Aceh Tamiang periode ke tiga tahun 2024 - 2029, pada Pemilu 2024.
Diperiode tersebut (2024 - 2029, red), Fadlon menepati posisi sebagai Ketua DPRK Aceh Tamiang. Di jabatannya itu, jiwa kepribadian Fadlon, serta tugasnya memikul amanah dari masyarakat sebagai wakil rakyat, tetap tidak luntur seperti sedia kala, sampai menjelang akhiri tugasnya pada September 2024 mendatang.
Ketua DPRK Aceh Tamiang, lulusan S1 Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Aceh Tamiang tersebut, kembali menjadi ketua DPRK dari Partai Aceh (Aceh) Daerah Pemilihan (Dapil) 3 Aceh Tamiang, nomor urut 1, meliputi Kecamatan Kualasimpang, Rantau dan Seruway, untuk periode yang ketiga kalinya.
Berbagai kegiatan sosialisasinya sebagai ketua DPRK telah ia laksanakan. Dan masyarakat di Dapilnya tentu akan mempercayai segala programnya terpilih menjadi anggota DPRK Aceh Tamiang, periode 2024 - 2029, karena ia tiga kali telah terpilih menjadi wakil rakyat di Kabupaten tersebut, dan terus komit merealisasikan segala program yang dijanjikan kepada masyarakat di Dapilnya tersebut.
Fadlon saat temu bincang dengan mengaku telah mengagendakan sejumlah program untuk membatu masyarakat di Dapilnya sebagai anggota DPRK Aceh Tamiang, periode 2024 - 2029.
"Seperti pembangunan infrastruktur, bantuan usaha (dagang), pendidikan, kesehatan dan lain - lainya, juga sudah menjadi program sebelumnya saat dua kali saya menjadi anggota dewan.
Dan itu semua telah direalisasikan. Di tahun ini, Kini saya terpilih lagi menjadi anggota DPRK dan saya menduduki ketua DPRK dikarenakan suara Partai Aceh Lebih banyak dari partai lainnya,tentu berbuat yang terbaik untuk masyarakat pasti kembali saya laksanakan," kata Fadlon mengakhiri.
KALI DIBACA
Tidak ada komentar:
Posting Komentar