
ACEH TAMIANG– Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) Komisi IV dari Fraksi Partai Aceh, Irfansyah, berkomitmen memperjuangkan aspirasi masyarakat terdampak bencana banjir bandang di Kabupaten Aceh Tamiang yang terjadi pada 2025 lalu. Komitmen tersebut disampaikannya dalam kegiatan Reses III Tahun 2026 bersama jajaran Muda Seudang Aceh Tamiang dan masyarakat setempat.Minggu, 18/10/2020
Kegiatan yang berlangsung di Aizza Kopi, Minggu (18/10/2026), usai salat Asar tersebut menjadi momentum bagi Irfansyah untuk bersilaturahmi sekaligus menyerap berbagai aspirasi masyarakat, khususnya para korban banjir bandang yang masih membutuhkan perhatian dan dukungan dalam proses pemulihan pascabencana.

Dalam pertemuan yang dihadiri sekitar seratusan masyarakat tersebut, Irfansyah menegaskan bahwa aspirasi yang disampaikan akan menjadi perhatian dan diupayakan untuk direalisasikan melalui program bantuan pada tahun 2026.
Menurutnya, kegiatan reses merupakan salah satu sarana penting bagi anggota legislatif untuk mendengarkan secara langsung kebutuhan masyarakat sekaligus menjembatani berbagai persoalan yang dihadapi warga dengan pemerintah.

“Insyaallah akan kita bantu dalam tahun ini juga. Bantuan ini merupakan aspirasi dari seluruh unsur Pengurus Wilayah Muda Seudang Aceh Tamiang,” ujar Irfansyah di hadapan para peserta yang hadir.
Ia berharap, melalui komunikasi dan koordinasi yang baik antara masyarakat, organisasi kepemudaan, serta para pemangku kepentingan, berbagai kebutuhan warga terdampak bencana dapat diperjuangkan secara maksimal.
*Perkuat Silaturahmi dan Serap Aspirasi Pemuda*
Selain membahas kebutuhan masyarakat terdampak banjir bandang, kegiatan reses tersebut juga menjadi wadah untuk memperkuat silaturahmi antara Irfansyah, Muda Seudang Aceh Tamiang, tokoh masyarakat, serta unsur kepemudaan di daerah itu.
Pertemuan tersebut diharapkan mampu memperkuat sinergi dalam mendorong pembangunan daerah dan memperjuangkan kepentingan masyarakat, khususnya kelompok yang membutuhkan perhatian lebih dalam pemulihan kondisi sosial dan ekonomi pascabencana.
Sejumlah unsur turut menghadiri kegiatan tersebut, di antaranya Ketua DPRK Aceh Tamiang, perwakilan Komite Peralihan Aceh (KPA) wilayah yang diwakili Dan Ops KPA, tokoh masyarakat, perwakilan masyarakat korban banjir bandang, serta tokoh pemuda.
Kehadiran berbagai unsur tersebut mencerminkan pentingnya kolaborasi dan komunikasi dalam menyerap aspirasi serta merumuskan langkah-langkah yang dapat mendukung pemulihan masyarakat Aceh Tamiang.
Dalam suasana penuh keakraban, Irfansyah menyambut aspirasi yang disampaikan masyarakat dan menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan kebutuhan warga sesuai dengan kewenangan dan mekanisme yang berlaku.
*Dorong Pengembangan UMKM Masyarakat Aceh Tamiang*
Tidak hanya berfokus pada penanganan dampak bencana, Irfansyah juga menyatakan komitmennya untuk membantu kelompok usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Aceh Tamiang.
Ia menilai, penguatan sektor UMKM menjadi salah satu langkah penting dalam mendorong pemulihan ekonomi masyarakat, terutama bagi warga yang terdampak bencana dan membutuhkan dukungan untuk kembali mengembangkan usaha mereka.
Melalui program Muda Seudang Aceh Tamiang, Irfansyah berharap kelompok-kelompok usaha masyarakat dapat memperoleh perhatian dan dukungan sehingga mampu meningkatkan produktivitas serta memperkuat kemandirian ekonomi keluarga.
Menurutnya, pemberdayaan ekonomi masyarakat perlu berjalan beriringan dengan upaya pemulihan pascabencana. Dengan demikian, masyarakat tidak hanya terbantu dalam menghadapi dampak bencana, tetapi juga memiliki peluang untuk membangun kembali kehidupan ekonomi yang lebih baik.
Komitmen tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya mendorong peran pemuda agar lebih aktif dalam kegiatan sosial, pemberdayaan masyarakat, dan pengembangan ekonomi lokal.

*Berharap Aspirasi Masyarakat Dapat Direalisasikan*
Irfansyah, yang juga menjabat sebagai Ketua Partai Aceh Kota Langsa dan Ketua Badan Legislasi (Banleg) DPRA, berharap kegiatan reses dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Ia menegaskan pentingnya menjaga komunikasi dan kebersamaan agar berbagai aspirasi yang telah disampaikan dapat ditindaklanjuti melalui langkah-langkah konkret.
Menurutnya, semangat gotong royong dan kepedulian terhadap sesama merupakan modal penting dalam membantu masyarakat melewati berbagai tantangan, termasuk dampak bencana alam yang melanda Aceh Tamiang.
Menutup kegiatan tersebut, Irfansyah menyampaikan harapannya agar seluruh pihak senantiasa diberikan kesehatan dan kemudahan dalam menjalankan berbagai upaya membantu masyarakat.
“Semoga kita semua selalu sehat dalam lindungan Allah SWT dan usaha kita untuk membantu masyarakat ini nantinya juga mendapat rida Allah SWT,” tutup Irfansyah.
Melalui Reses III Tahun 2026 ini, diharapkan aspirasi masyarakat Aceh Tamiang, khususnya para korban banjir bandang dan pelaku UMKM, dapat menjadi perhatian serius serta ditindaklanjuti melalui program-program yang tepat sasaran demi mendukung pemulihan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar