Aceh Tamiang – Antusiasme membara menyelimuti sirkuit non-permanen Komplek Perkantoran Bupati Aceh Tamiang pada Minggu (2/11/25). Ribuan pasang mata menyaksikan momen pelepasan pembalap sebagai tanda dimulainya Kejurprov IMI Aceh Honda Cup Race Putaran IV Trophy Kapolres Aceh Tamiang.
Event balap motor bergengsi ini dilepas langsung oleh Bupati Aceh Tamiang, Irjen Pol (P) Drs. Armia Pahmi, MH, didampingi Wakil Bupati Ismail, SE.I, Kapolres Aceh Tamiang AKBP Muliadi, SH, MH, serta Ketua IMI Aceh dan Aceh Tamiang.
Dalam sambutannya, Bupati Armia menegaskan kegiatan ini lebih dari sekadar perlombaan, melainkan platform penting untuk pembinaan generasi muda. “Ini menjadi momen kita bersama dalam membangkitkan semangat generasi muda, khususnya pencinta otomotif, untuk menyalurkan bakat dan hobi balap secara positif,” jelas Bupati.
Bupati kemudian menyampaikan visi besarnya bagi daerah tersebut. “Kedepan kita targetkan Aceh Tamiang menjadi pusat otomotif yang aman dan terarah.”
Selain pembinaan atlet, Bupati Armia juga menyoroti potensi ekonomi yang dibawa oleh event-event olahraga semacam ini. Diharapkannya, kegiatan ini dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dengan menghidupkan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sekitar lokasi acara.
Mengingat pengalamannya yang pernah menggelar event serupa saat menjabat Kapolres Aceh Tamiang pada tahun 2012, Bupati Armia memberikan pesan mendalam kepada para pembalap. “Tunjukkan nyalimu, tunjukkan kepiawaianmu di arena ini, kalah dan menang itu hal biasa. Seorang pembalap handal terlahir dari rutinnya berlatih, seringnya mengikuti even, memiliki disiplin yang tinggi dan menjunjung tinggi sportivitas, lawan ketika di arena, dan berteman ketika di luar arena,” pesannya lugas.
Senada dengan Bupati, Kapolres Aceh Tamiang AKBP Muliadi, SH, MH, mengatakan bahwa event ini merupakan apresiasi dari IMI atas keberhasilan penyelenggaraan sebelumnya. “Kiranya even ini menjadi wadah bagi para pembalap dalam menyalurkan bakat dan hobinya secara aman dan melahirkan atlet yang dapat bersaing baik di tingkat provinsi dan nasional bahkan internasional,” harap Kapolres.
Kapolres Muliadi juga menekankan bahwa kejuaraan di sirkuit non-permanen ini sejalan dengan upaya sosialisasi tertib berlalu lintas. Ia memperingatkan bahayanya balap liar di jalanan umum yang sangat berisiko tinggi bagi pelaku maupun pengguna jalan lainnya.
Acara pelepasan pembalap ini dihadiri lengkap oleh Unsur Forkopimda, Plt. Sekretaris Daerah, Pimpinan Kolektif Dewan DPRK Aceh Tamiang, Ketua TP-PKK beserta Staf Ahli, serta para Kepala OPD dan Camat, menunjukkan dukungan penuh pemerintah daerah terhadap perkembangan olahraga otomotif yang positif dan terarah. [/]
KALI DIBACA




.jpg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar