4 Warga Aceh Tamiang Diduga Jadi Korban TPPO di Laos Vientiane, Bupati Bergerak Cepat Bantu Pemulangan - Warta Global Aceh

Mobile Menu

Top Ads

Klik

More News

logoblog

4 Warga Aceh Tamiang Diduga Jadi Korban TPPO di Laos Vientiane, Bupati Bergerak Cepat Bantu Pemulangan

Jumat, 02 Oktober 2026
 Foto diambil di Aizza Kupi Kec. Karang Baru Aceh Tamiang 


ACEH TAMIANG — Empat warga Aceh Tamiang, yang disebut berasal dari Alur Cucur, dikabarkan berada di Vientiane, Laos, dan telah ditahan selama sekitar 40 hari. Keluarga korban kemudian meminta bantuan LSM Garang untuk mengupayakan pembebasan dan pemulangan mereka ke tanah air.Jum'at, 02/10/2026

Mendapat laporan dari pihak keluarga, LSM Garang langsung bergerak cepat dengan menyampaikan kasus tersebut kepada Bupati Aceh Tamiang.

Bupati Aceh Tamiang Drs. Armia Pahmi kemudian menemui langsung pihak keluarga untuk mendengarkan informasi dan persoalan yang dihadapi terkait keberadaan keempat warga tersebut Di Warkop Aizza Kupi Karang Baru, 02 Oktober 2026.


Dalam upaya penanganan kasus ini, Bupati Aceh Tamiang Drs. Armia Pahmi juga disebut langsung melakukan koordinasi melalui jaringan yang dimilikinya di Singapura untuk menghubungi dan berkoordinasi dengan pihak Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI).

Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya membantu memastikan keselamatan serta proses penanganan dan pemulangan keempat warga Aceh Tamiang yang berada di Laos.

Drs. Armia Pahmi selaku Bupati Aceh Tamiang menyampaikan kepada keluarga korban bahwa dirinya akan membantu mengupayakan proses tersebut hingga para korban dapat kembali ke Indonesia, khususnya ke Aceh Tamiang, dalam kondisi sehat dan selamat.ujarnya 

Adapun Empat Nama Korban TPPO Yang ditahan Di Laos Vientiane :

1. Muhammad Nur Ichsan 
2. M. Yuga Dermawan
3. Yudi Admaja
4. Febri Zulfitra

LSM Garang Apresiasi Respons Cepat Bupati

Ketua LSM Garang Chaidir Azhar yang di sapa  " Ai Garang " menyampaikan apresiasi kepada Bupati Aceh Tamiang atas perhatian dan respons cepat terhadap laporan keluarga korban.

Pihak LSM Garang menilai kasus tersebut membutuhkan penanganan segera karena menyangkut keselamatan warga Aceh Tamiang yang berada di luar negeri.


“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bupati Aceh Tamiang atas atensi dan gerak cepatnya dalam membantu kasus ini. Ini berkaitan dengan keselamatan nyawa korban,” ujar Ketua Garang.

LSM Garang berharap koordinasi antara Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang, keluarga korban, KBRI, dan pihak terkait lainnya dapat segera membuahkan hasil sehingga keempat warga tersebut dapat memperoleh perlindungan dan dipulangkan ke tanah air dengan selamat.

Semoga Kasus ini juga menjadi Atensi dan perhatian penting agar proses penanganan terhadap dugaan TPPO dapat dilakukan secara cepat melalui koordinasi antarlembaga, termasuk dengan perwakilan pemerintah Indonesia di luar negeri.

Tidak ada komentar:

Memuat konten...