Aceh Tamiang– viral di akun grup Facebook berita Aceh Tamiang diketahui video viral itu di bagikan oleh akun Facebook bernama Empam Boy iya menyebutkan dengan kata-kata yang di tulis.Selasa, 06/01/2025
Tidak terima ayahnya di demo masyarakat seorang anak dari oknum Datok desa Tengku tinggi kecamatan bendahara di Aceh Tamiang bawa Sajam untuk mengancam warga .
Awal tahun dimulai dengan aksi demonstrasi masyarakat kerumah Datok kampung
"Perkara pendataan untuk bantuan dana dari pemerintah kepada korban banjir Aceh Tamiang".
Kepala desa (Datok) mengajukan data hanya 22 orang dari 100 lebih kartu keluarga yang ada didesa tersebut. Dan nama dari ke-22 orang tersebut adalah nama keluarga, istrinya, dan nama anak-anaknya semua beserta nama anggota perangkat kampung (sekdes) dan jajarannya beserta nama anak dan istrinya. Tidak ada warga sama sekali yang didaftarkan atau di data.
Hal tersebut yang menyebabkan warga tidak terima kemudian bersama-sama melakukan protes kerumah Datok tersebut, namun anak dari datok tersebut tidak terima akan protes warga sehingga membawa Sajam jenis golok untuk mengancam warga.
Aksi itupun memicu berbagai pandangan dari segala penjuru dan pendapat para netizen Facebook yang mencoreng nama pejabat publik terkesan tidak transparan dalam pendataan.
Warga setempat menyampaikan bahwa meminta Oknum kepala desa tengku tinggi agar lebih transparan dalam melakukan pendataan terhadap korban bencana banjir di Aceh Tamiang.
KALI DIBACA




.jpg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar